Senin, 24 Juli 2017

world-economy  World Economy

Kerry Memperingatkan Putin Atas Dimulainya Latihan Militer Rusia

Jumat, 25 April 2014 10:06 WIB
Dibaca 696

Monexnews - Sekretariat Negara AS John Kerry memperingatkan bahwa Rusia sudah kehabisan waktu untuk mencapai kesepakatan guna meredakan ketegangan di Ukraina, seiring pasukan Rusia memulai latihan militer baru di perbatasan kedua negara terebut. Beribicara di Washington, Kerry menuduh Rusia menggunakan “senjata dan kekuatan massa” untuk memaksakan keinginannya terhadap Ukraina. Ia mengatakan Rusia telah gagal untuk memenuhi komitmen yang dibuat pekan lalu di Jenewa untuk meredakan situasi dan mengatakan minimnya kerjasama dapat mendatangkan konsekuensi.

“Jika Rusia terus ke arah ini, maka hal tersebut tidak hanya akan menjadi kesalahan yang fatal, namun juga akan menjadi kesalahan yang mahal,” ucap Kerry. Sebelumnya kemarin, Presiden Barack Obama mengatakan AS dan aliansinya siap untuk memberlakukan sanksi lanjutan terhadpa Rusia jika tidak menarik diri.

Peringatan dari Kerry terjadi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Ukraina terhadap berlanjutnya aksi serangan anti-separatis yang telah membunuh 5 orang pemberontak. Kesepakatan untuk menangani pemberontak dan kebiajkan lainnya telah ditandatangani di Jenewa tanggal 17 April lalu oleh Ukraina, Rusia, Uni Eropa dan AS. Sementara Kerry mengatakan bahwa Rusia telah “menolak untuk mengambil langkah tegas” menuju implementasi kesepakatan tersebut, kata-katanya menunjukkan keterbatasan AS untuk mempengaruhi tindakan Putin di wilayah yang lama berada di bawah kekuasaan ekonomi dan politik Rusia.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar