Selasa, 24 Januari 2017

world-economy  World Economy

Kerusuhan Di Ukraina Belum Padam, Korban Terus Bertambah

Selasa, 6 Mei 2014 10:14 WIB
Dibaca 453

Monexnews -

Melonjaknya jumlah korban telah berikan ancaman atas akan kacaunya kampanye Ukraina untuk mendapatkan kembali wilayahnya dari para militant pro-Rusia di wilayah kota-kota timur Ukraina, dimana para geriliyawan telah menewaskan empat tentara pemerintah dan menjatuhkan sebuah helikopter militer.

Tentara pemerintah kemarin membunuh 20 pemberontak dan puluhan warga sipil terluka dalam pertempuran di kota Slovyansk, menurut laporan dari Interfax, yang mengutip dari perwakilan separatis yang tidak mau di indentifikasi. Ukraina juga mengirim unit pasukan khusus wilayah selatan dari kota Odessa sementara itu tetangganya Maldova juga menempatkan tentaranya di perbatasan untuk berjaga-jaga.

“Lambatnya tindakan operasi anti-teroris adalah karena faktanya kami mencoba untuk memastikan keamanan dari warga sipil dan mencegah terjadinya korban di pihak sipil,” kata Presiden sementara Oleksandr Turchynov kepada Kanselir Jerman Angela Merkel selama percakapannya di telepon kemarin, menurut pernyataan yang di posting dalam situs parlemen Ukraina.

Upaya pemerintah di Kiev untuk mengusir para geriliyawan dari timur jauh dapat beresiko  mengulur-ulur waktu lebih dari dari tiga pekan sebelum di laksanakannya pemilu Presiden. Merkel dan Obama telah menetapkan pemilihan pada tanggal 25 Mei sebagai pemicu untuk sanksi ekonomi yang memungkinkan terhadap Rusia jika mereka gagal untuk menarik kembali dukungannya terhadap para separatis.

Di Ukraina, lebih dari 30 gedung pemerintahan, kantor polisi dan kantor jasa keamana dan instalasi lainnya di blokir saat ini oleh para pemberontak di wilayah timur Donetsk dan Luhansk, di laporkan departemen dalam negeri kemarin.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar