Selasa, 23 Mei 2017

world-economy  World Economy

Keseimbangan Eksternal Indonesia Terus Membaik

Rabu, 3 Desember 2014 9:44 WIB
Dibaca 477

Monexnews - Keseimbangan eksternal Indonesia terus menunjukkan pemulihan. Hal ini tercermin dari kinerja neraca perdagangan Indonesia yang membaik pada Bulan Oktober 2014. Setelah mengalami defisit 0,26 miliar dolar AS, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 0,02 miliar dolar AS pada bulan lalu.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara, kinerja positif tersebut terutama didukung oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat dari 0,77 miliar dolar AS pada September 2014 menjadi 1,13 miliar pada Oktober 2014.

“Peningkatan surplus neraca nonmigas terutama didukung oleh kenaikan ekspor lemak dan minyak hewan/nabati dan produk manufaktur seperti mesin/peralatan listrik, mesin-mesin/pesawat mekanik, kendaraan dan bagiannya, serta perhiasan/permata,” jelasnya dalam keterangan resminya pada Senin (1/12).

Selain itu, lanjutnya, peningkatan surplus neraca perdagangan tersebut juga dipengaruhi oleh turunnya impor nonmigas, seiring dengan moderasi permintaan domestik. Impor nonmigas tercatat menurun dari 11,89 miliar dolar AS pada September menjadi 11,75 miliar dolar AS pada Oktober, terutama karena turunnya impor mesin dan peralatan mekanik, mesin dan peralatan listrik, dan kendaraan bermotor dan bagiannya.

“Di sisi lain, defisit neraca migas mengalami peningkatan menjadi sebesar 1,11 miliar dolar AS pada Oktober dari 1,03 miliar dolar AS di September 2014, terutama karena turunnya ekspor minyak mentah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, BI memandang bahwa perkembangan neraca perdagangan sampai dengan Oktober 2014 ini akan berkontribusi positif dalam mendukung perbaikan kinerja transaksi berjalan triwulan IV-2014 dan keseluruhan 2014.

“Bank Indonesia memperkirakan perbaikan kinerja neraca perdagangan ke depan akan didukung oleh peningkatan aktivitas ekspor seiring dengan perbaikan ekonomi global dan tren penurunan harga minyak dunia yang dapat mendorong berkurangnya tekanan pada defisit neraca migas,” jelasnya.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar