Senin, 23 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Kondisi Mesir Memburuk

Kamis, 15 Agustus 2013 8:57 WIB
Dibaca 354

Monexnews - Kepolisian Mesir akhirnya menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi demonstasi pendukung mantan Presiden Mesir. 235 orang meninggal, termasuk 43 polisi, dan 2.000 orang mengalami luka seiring kepolisian membubarkan aksi demonstrasi di Kairo dan kota-kota lainnya di Mesir. Pemerintah memberlakukan darurat militer untuk satu bulan dan memberikan militer kekuasaan penuh untuk menjaga keamanan nasional. Meski AS dan Eropa mengutuk tindakan tersebut namun Perdana Menteri Hazem al-Beblawi utarakan pemerintah tidak memiliki pilihan lain kecuali mengambil tindakan untuk mengakhiri aksi anarkis.

Menteri luar negeri AS John Kerry, Pimpinan Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton, dan Sekjen PBB Ban Ki-moon menyesalkan penggunaan kekerasan dan menyerukan agar darurat militer segera ditarik secepatnya. Sebagai wujud protes atas aksi pemerintah, Muhammad El Baradei -mantan diplomat PBB dan juga pendukung anti-Mursi- mengundurkan diri sebagai wakil presiden Mesir. Baradei utarakan konflik seharusnya dapat diselesaikan dengan cara damai dan sinyalkan penggunaan aksi kekerasaan hanya akan menguntungkan golongan ekstrimis.

Sementara itu, minyak melanjutkan penguatan di awal sesi Asia. Minyak Nymex kini diperdagangkan $107.14; coba menjauhi level rendah harian $106.89  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar