Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

Kondisi Pasar Membaik, Australia Kebanjiran Rumah Baru

Kamis, 15 Januari 2015 12:17 WIB
Dibaca 590

Monexnews - Sektor perumahan Australia mulai menemukan momentumnya kembali. Hal ini terkonfirmasi setelah jumlah pembangunan rumah baru mencapai level tertingginya dalam sejarah. 

Sektor hunian diprediksi kuat akan menjadi tulang punggung kemajuan ekonomi Australia di tahun 2015, menggantikan sektor pertambangan yang sudah lama lesu. Menurut laporan resmi yang dikeluarkan pemerintah beberapa saat lalu, jumlah rumah pribadi yang mulai dibangun pada kuartal September 2014 melonjak sampai 12,5% di angka 52.380 unit atau level terbanyak dalam sejarah sektor perumahan negeri kangguru. Bagusnya, data pembangunan rumah baru juga sejalan dengan jumlah persetujuan izin bangun yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam periode yang sama.

Tidak hanya itu, minat beli konsumen juga meningkat dari waktu ke waktu. Di tengah iklim suku bunga rendah yang berlaku di Australia, jumlah orang yang mengajukan kredit rumah semakin bertambah banyak. Untuk pertama kalinya dalam 3 bulan, angkanya naik di atas ekspektasi pada bulan Oktober lalu.

Menurut data yang dirilis bulan Desember kemarin, proposal kredit rumah yang disetujui naik 0,3% pada Oktober 2014 dibandingkan bulan September 2014. Persentase itu melampaui perkiraan analis dan ekonom yakni di level 0,1%. Angka pinjaman rumah untuk keperluan investasi naik sebanyak 1,0% di bulan Oktober sementara jumlah pinjaman untuk pembeli rumah baru turun menjadi dari 12% menjadi 11,6%. Adapun pinjaman untuk pembangunan rumah baru di Australia naik 1,5%, namun kredit untuk pembelian rumah yang baru dibangun justru turun 4%.

Pasar hunian Australia memang semakin bagus di tengah rendahnya suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral. Sebagian besar pembelian rumah beberapa bulan terakhir dilakukan untuk keperluan investasi dan bukan untuk penggunaan pribadi.

Di sisi lain, pertumbuhan harga rumah secara cepat juga memunculkan kekhawatiran bagi bank sentral. Otoritas mulai harus berpikir untuk meredam gejolak harga supaya tidak terlalu tinggi, mengingat kondisi ekonomi Australia masih sangat lemah. Pekan ini, pengawas perbankan sudah meminta bank-bank untuk membatasi pemberian kredit kepada spekulan. Bukan tidak mungkin pemerintah akan memberlakukan aturan lain apabila situasi semakin tidak terkendali di awal tahun ini.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar