Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Konsumsi Retail Jepang Terpukul oleh Kenaikan PPN

Kamis, 29 Mei 2014 11:11 WIB
Dibaca 385

Monexnews - Penjualan ritel atau retail sales Jepang di bulan April 2014 anjlok 4.4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan minat beli warga dipengaruhi oleh kenaikan paja konsumsi yang diberlakukan oleh pemerintah pusat. Persentase penurunan itu melampaui rasio penurunan retail sales versi analis yang sebesar 3.3% dan menandai laju penurunan tahunan tercepat sejak bencana gempa dan tsunami yang terjadi bulan Maret 2011.

Pemerintah Shinzo Abe menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 5% menjadi 8% pada bulan April guna mengurangi beban hutang negara. Langkah ini terbukti membebani daya beli masyarakat sehingga jumlah belanja eceran menurun drastis. Efek lengkap kenaikan PPN akan terlihat pada rekapitulasi data ekonomi kuartal II.

Bank sentral sendiri beranggapan bahwa efek kenaikan pajak terhadap ekonomi hanya bersifat sementara karena pada akhirnya iklim bisnis akan mulai beradaptasi. Argumen Bank of Japan cukup masuk akal mengingat beberapa sektor perekonomian cukup kebal menghadapi dinamika kebijakan fiskal. Jumlah pesanan mesin oleh perusahaan domestik naik ke rekor tertingginya pada bulan Maret lalu dan diyakini tetap meningkat sepanjang kuartal II. Sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 5.9% di triwulan perdana 2014, atau laju tercepatnya dalam hampir tiga tahun terakhir. Dengan mengacu pada soliditas data kuartal I, kenaikan pajak diharapkan hanya berdampak kecil terhadap kondisi makro nasional.

Pun demikian, pihak Tokyo harus benar-benar mengawasi perkembangan di sektor konsumsi untuk memastikan bahwa kenaikan pajak tidak memukul warga. Terakhir kali menaikkan pajak di tahun 1997, Jepang langsung masuk ke dalam fase resesi karena semua sektor gagal mengadaptasi perubahan secara cepat. Cara terbaik untuk menghindar dari skenario serupa adalah dengan membuka lapangan pekerjaan. Sementara dari sisi upah, kenaikan gaji pekerja juga dapat menjaga daya beli konsumen walaupun PPN sudah terlanjur naik. Pelaku pasar sekarang hanya bisa menunggu kebijakan stimulus apa yang akan dijalankan oleh Shinzo Abe dan jajarannya, termasuk penurunan pajak bagi perusahaan-perusahaan dalam negeri.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar