Rabu, 26 Juli 2017

world-economy  World Economy

Kontraksi Tingkat Pinjaman di Zona Euro Menekan ECB Untuk Bertindak

Kamis, 27 Februari 2014 17:21 WIB
Dibaca 596

Monexnews - Pinjaman untuk rumah tangga dan perusahaan di zona euro kembali turun di bulan Januari dan pertumbuhan suplai uang masih lemah, menambah tekanan pada European Central Bank untuk mengambil langkah untuk mendorong perekonomian pada pekan depan. ECB telah memangkas tingkat suku bunga ke rekor rendah, mengalirkan likuiditas tambahan menuju sistem perbankan dan mengumumkan program baru pembelian obligasi pemerintah, namun kebijakan tersebut sejauh ini belum berhasil melancarkan pinjaman ke dalam perekonomian riil. Laju inflasi zona euro juga berada pada hanya 0.8%, jauh dari target ECB yaitu sedikit di bawah 2%.

Pinjaman untuk sektor swasta turun sebanyak 2.2% di bulan Januari dari setahun lalu, menurut data ECB yang dirilis hari Kamis. Dibandingkan dengan kontraksi sebesar 2.3% di bulan Desember. Suplai uang M3 zona euro, ukuran jumlah uang dalam perekonomian, bertumbuh pada laju tahunan sebesar 1.2%, naik tipis dari 1.0% di bulan Desember.

"Lemahnya pertumbuhan suplai uang tidak hanya membuat pemulihan di zona euro stagnan, namun meningkatkan peluang zona euro untuk kembali jatuh ke dalam resesi lagi," ucap David Brown pada New View Economics. "ECB masih harus memikirkan cara lain untuk melancarkan pinjaman di zona euro," tambahnya.

ECB mencemaskan bahwa inflasi beresiko terjebak dalam “zona berbahaya” di bawah 1%, dan sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah kebijakan baru pada hari Kamis depan untuk menopang perekonomian. Pasca pertemuan tanggal 6 Februari lalu, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bank sentral telah memutuskan untuk tidak mengambil tindakan sembari mendapatkan lebih banyak informasi mengenai pertumbuan dan outlook inflasi, dan menilai dampak keresahan pada pasar negara berkembang pada zona euro. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar