Selasa, 17 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Korea Selatan Kian Cemas Terhadap Pelemahan Yen

Senin, 25 Maret 2013 16:59 WIB
Dibaca 502

Monexnews - Menteri Keuangan Korea Selatan yang baru, Hyun Oh Seok menghidupkan kembali kecemasan mengenai pelemahan yen dan mengatakan bahwa negara grup G20 harus kembali mempertimbangkan masalah tersebut. “Kebijakan ekspansi Jepang memiliki dampak yang beragam pada banyak negara,” ucap Hyun pada wartawan di Bundang, pada hari kedua menjabat sebagai menteri keuangan. “Yen melemah sementara won menguat dan ini buruk bagi sektor ekspor korea.”

Gubernur bank sentral Jepang Haruhiko Kuroda akan segera menambar pelonggaran moneter, dalam usaha lanjutan untuk memerangi deflasi yang memicu pelemahan sebesar 11% pada yen terhadap dollar dalam 3 bulan terakhir. Korea Selatan menunjukkan kecemasan mengenai pelemahan yen sebelum dan setelah pertemuan G-20 bulan kemarin di Moskow, di mana mereka enggan mengkritik kebijakan Jepang tersebut.

“Pemerintah Korea Selatan saat ini sadar dampak negatif depresiasi yen terhadap perekonomian tidaklah kecil,” ucap Lee Sang Jae, ekonom pada Hyundai Securities Co di Seoul. “Negara-negara saat ini sedang berlombat, bukan saling melengkapi,” ucap Lee. Pemerintah Korea Selatan cemasa terhadap pelemahan yen karena pertumbuhan ekonomi negaranya masih bergantung pada sektor ekspor dan bersaing pada pasar luar negeri dengan manufaktur mobil dan elektronik dari Jepang. Pada pertemuan di Moskow lalu, negara grup G-20 berjanji agar “tidak menggunakan nilai tukar untuk bersaing,” tanpa ada yang menyinggung Jepang untuk pelemahan yen.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar