Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

Pasar Korsel Tertopang Fundamental Yang Kokoh

Jumat, 20 Desember 2013 13:15 WIB
Dibaca 408

Monexnews - Indeks Kospi – Korea Selatan berakhir menguat di perdagangan akhir pekan (20/12) terutama berkat tertopang oleh nilai kurs won yang kini bertengger di kisaran terendah dalam dua pekan terakhir pada area 1062 per dollar.

Nampak saham Hyundai Motor dan KIA Motors masing-masing melonjak 2% dan 1,5%, akibat para investor melakukan bargain hunting setelah saham tersebut mengalami penurunan tajam pada hari sebelumnya. Indeks utama Kospi (KS11) berakhir positif dengan kenaikkan +0.23% atau +4.57 poin pada kisaran 1980.22. Sedangkan indeks Kospi-fut juga di tutup menguat +0.5% atau +1.30 poin pada area level 260.75

Mengacu pada sejumlah pilar fundamental negeri gingseng yang apik, pasar saham Korea Selatan nampak akan stabil kokoh bahkan hingga melewati tahun 2014. Kalangan investor nampak masih berpegang pada angka pertumbuhan Korsel yang terbilang stabil bila dihitung sejak awal tahun 2013 lalu.

Data GDP q/q dan GDP y/y kuartal III masing-masing muncul di angka 1.1% dan 3.3%. Angka tersebut masing-masing sama kuatnya dengan angka pertumbuhan GDP pada kuartal sebelumnya. Sedangkan cadagan devisa Korsel (foreign reserves) bulan November tercatat naik drastis untuk bulan ke-5 nya beruntun di angka $345.01 milyar dari bulan sebelumnya di level $343.23 milyar.    

Pada medio Desember lalu Bank of Korea (BoK) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tetap pada level 2,5%, sesuai ekspektasi. Pada kesempatan itu, para petinggi bank sentral memperingatkan bahwa peningkatan volatilitas Yen-Jepang masih bisa menimbulkan ancaman yang cukup besar bagi perekonomian domestik. Warning tersebut dilontarkan menyusul nilai kurs yen mencapai level terendahnya lebih dari 7 bulan terakhir di atas 104 terhadap dollar AS.

Maka dengan bermodalkan pondasi fundamental yang kokoh serta kebijakan pemerintah yang akomodatif, bukanlah tidak mungkin indeks KOSPI dapat meraih gain lebih tinggi lagi untuk perdagangan kedepan-nya.

 

(Daru Wibisono)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar