Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

world-economy  World Economy

Kuota BBM Bersubsidi Akan Ditekan ke Angka 46,3 Juta Kilo Liter

Rabu, 4 Juni 2014 16:16 WIB
Dibaca 421

Monexnews - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan akan menekan volume  kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjadi 46,3  juta kilo liter (kl), dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2014. Sebelumnya, dalam APBN 2014, volume kuota BBM ditetapkan sebesar 48 juta kl.

“Hal ini dilakukan dalam upaya pengendalian BBM bersubsidi. Pengalaman tahun lalu target menurunkan kuota ke angka 46 juta kilo liter bisa tercapai. Kami perketat pengendalian penggunaan BBM bersubsidi,” kata Menteri ESDM Jero Wacik seperti dikutip melalui laman infopublik.org pada Rabu (4/6).

Menurut Jero, per April tahun ini, konsumsi BBM bersubsidi sudah bergerak ke angka 15 juta kl. Namun, angka tersebut belum termasuk dengan adanya kegiatan Pemilu, Idul Fitri, Natal dan liburan sekolah. “Tahun 2014 diberi jatah 48 juta kilo liter. April sudah habis 15 juta kilo liter. Kalau sampai akhir tahun sesungguhnya 45 juta kilo liter. Tapi nanti kan ada Idul Fitri, Natal, libur sekolah Juli dan Pilpres. Ini tentu sangat memengaruhi," tuturnya.

Jero menegaskan akan terus mengupayakan dan menjalankan program yang telah ada. Diharapkan, pengendalian BBM bersubsidi ini bisa memberi sentimen positif. Selain itu, program yang sudah berjalan seperti dalam Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2013 tentang larangan penggunaan BBM bersubsidi di sektor tambang, industri, perkebunan serta kendaraan dinas pemerintah memberi implikasi positif pada pengendalian BBM bersubsidi. (as)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

-disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `