Rabu, 26 Juli 2017

world-economy  World Economy

Kuota BBM Subsidi, BBN dan LGV Dibahas Pekan Depan

Jumat, 30 Januari 2015 15:08 WIB
Dibaca 648

Monexnews - Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR mengenai Asumsi Makro RAPBN-P 2015 terkait Sektor ESDM, masih akan berlanjut pekan depan. Pertemuan akan membahas subsidi BBM, BBN, LGV serta listrik.

Untuk BBM bersubsidi, Pemerintah mengajukan kuota sebesar 17,90 juta KL, terdiri dari minyak tanah sebesar 0,85 juta KL atau sama dengan APBN 2015 dan Minyak Solar sebesar 17,05 juta KL. Kuota yang diajukan Pemerintah ini jauh di bawah APBN 2015 yang mencapai 46 juta KL karena Premium tidak lagi disubsidi.

“Ada perubahan BBM yang disubsidi karena Premium tidak lagi disubsidi. Yang disubsidi tinggal Mitan dan Solar. Untuk Solar, diberikan subsidi tetap Rp 1.000 per liter,” kata Menteri ESDM Sudirman Said.

Sementara untuk subsidi LPG tabung ukuran 3 kg, Pemerintah mengajukan volume sebesar 5,766 juta ton atau sama dengan APBN 2015. Mengenai subsidi untuk bahan bakar nabati (BBN), Pemerintah mengusulkan subsidi Rp 5.000 per liter untuk biodiesel dan Rp 3.000 per liter untuk bioethanol. Pada APBN 2015, subsidi biodiesel ditetapkan Rp 1.500 per liter dan subsidi bioethanol Rp 2.000 per liter. “Subsidi LGV masih tetap Rp 1.500 per liter,” tambah Sudirman.

Terkait alpha BBM bersubsidi, diusulkan agar disesuaikan dengan Perpres No 191 tahun 2014. Sedangkan subsidi listri, diusulkan sebesar Rp 67,77 triliun, lebih rendah dari APBN 2015 sebesar Rp 68,69 triliun.

Raker Menteri ESDM dan Komisi VII DPR telah menyepakati lifting minyak sebesar 825.000 barel per hari, lifting gas bumi 1,221 juta barel setara minyak per hari dan ICP US$ 60 per barel. (TW)


Sumber: rilis berita Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Republik Indonesia

www.migas.esdm.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar