Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Kuroda: Pelemahan Yen Tidak Kurangi Fleksibilitas Kebijakan BOJ

Jumat, 19 Juni 2015 16:45 WIB
Dibaca 10131

Monexnews - Penurunan pada nilai tukar yen tidak mengurangi fleksibilitas kebijakan Bank of Japan, menurut Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda setelah BOJ mempertahankan program stimulusnya. Setelah memicu rally paling tajam pada yen tahun ini tanggal 10 Juni lalu, Kuroda pada hari Jumat mengatakan bahwa dirinya tidak dapat mengatakan apakah penguatan atau pelemahan yen yang akan berdampak positif bagi Jepang. Ia kembali menegaskan bahwa laju inflasi masih berada dalam jalur menuju target bank sentral sebesar 2% di sekitar semester pertama tahun fiskal depan, meski setelah indeks laju inflasi yang menjadi fokus BOJ turun ke level nol di bulan April. Analis mengatakan lambatnya tingkat pertumbuhan ekspor sebagai resiko terhadap pemulihan ekonomi, bersama dengan bertambahnya pasokan di gudang.

Kuroda mengatkaan bahwa sejauh ini pelemahan yen tidak akan menjadi hambatan bagi fleksibilitas kebijakan moneter. Kebijakan moneter hanya menargetkan stabilitas harga, tambahnya. bank sentral akan terus menambah basis moneter dengan laju tahunan sebesar 80 trilyun yen (650 milyar dollar), menurut pernyatan BOJ pada hari Jumat, sesuai perkiraan ekonom. Menurut salah satu ekonom, saat ini belum waktunya bagi BOJ untuk menambah stimulus. Data tingkat belanja konsumen mix dan tingkat ekspor tidak begitu kuat, namun secara keseluruhan BOJ dapat mempertahankan pandangannya terhadap pemulihan, tambah ekonom tersebut.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar