Sabtu, 25 Maret 2017

world-economy  World Economy

Laju Inflasi Inggris Lebih Cepat Dari Perkiraan

Selasa, 20 Mei 2014 16:02 WIB
Dibaca 507

Monexnews - Tingkat inflasi Inggris di bulan April naik lebih tinggi dari perkiraan, pulih dari level terendah dalam lebih dari 4 tahun seiring musim liburan Paskah mendorong naik biaya perjalanan, menurut data pemerintah pada hari Selasa. Indeks harga konsumen naik menuju laju tahunan sebesar 1.8% bulan lalu dari 1.6% di bulan Maret, menurut Office for National Statistics. Ekonom memperkirakan indeks naik sebanyak 1.7%. Kenaikan harga tiket peawat dan transportasi lainnya, termasuk kenaikan harga bahan bakar dibandingkan dengan setahun lalu, membantu mendorong naik tingkat inflasi di bulan April.

Turut meredam tekanan naik tersebut adalah lemahnya pertumbuhan pada harga makanan seiring musim semi membuat harga sayur-sayuran turun, menurut ONS. CPI inti, yang tidak termasuk biaya makanan dan lainnya, naik sebanyak 2.0%, laju paling cepat sejak bulan September tahun lalu. Harga rumah naik sebanyak 8.0% untuk tingkat tahunan di bulan Maret, melambat dari kenaikan sebesar 9.2% di bulan Februari, menurut laporan ONS. Harga rumah di London naik 17% dari tahun ke tahun, lebih rendah dari kenaikan sebesar 17.8% di bulan Februari yang merupakan kenaikan terbesar sejak 2007.

Gubernur Bank of England Mark Carney pada hari Minggu lalu mengatakan bahwa pasar perumahan menimbulkan resiko besar bagi pemulihan ekonomi Inggris. Rendahnya indeks harga konsumen di Inggris membantu BOE seiring bank sentral mensinyalkan akan mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 0.5%, kendati pertumbuhan ekonomi menyentuh sekitar 3% tahun ini. Sebelum bulan Desember tahun lalu, laju inflasi tahunan melebihi target bank sentral pada 2% untuk setiap bulannya sejak Desember 2009, mengikis daya beli masyarakat Inggris.

Pekan lalu, BoE mengatakan laju inflasi yang selama ini tertekan turun oleh apresiasi pound, kemungkinan akan bertahan di bawah target dalam waktu 2 tahun. Laju pertumbuhan harga yang lamban membantu tingkat upah untuk pulih semenjak turun saat krisis keuangan. Earnings rata-rata mingguan naik sebanyak 1.7% pada kuartal pertama. Data yang dirilis bersamaan dengan CPI oleh ONS pada hari Selasa menunjukkan bahwa inflasi gerbang pabrik di bulan April flat dibandingkan dengan bulan Maret dan naik sebanyak 0.6% untuk tingkat tahunan. Keduanya berada sedikit di bawah estimasi ekonom.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar