Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Laju Inflasi Jepang Flat di Bulan April, Belanja Konsumen Anjlok

Jumat, 29 Mei 2015 8:41 WIB
Dibaca 4240

Monexnews - Laju inflasi konsumen inti Jepang hanya naik tipis dan tingkat belanja masyarakat turun di tahun ini hingga April, memicu keraguan terhadap pandangan bank sentral akan adanya pemulihan ekonomi yang stabil yang dapat membantu mengakselarasi laju inflasi hingga target 2%. Kenaikan 0.3% pada indeks harga konsumen (CPI), selain produk minyak dan makanan segar, kurang lebih sesuai dengan estimasi pasar untuk kenaikan sebesar 0.2%. Di luar sisa dampak kenaikan pajak penjualan tahun lalu, CPI inti flat di bulan April dari setahun lalu. Analis memperkirakan inflasi konsumen akan tetap flat atau turun tipis pada tingkat tahunan hingga sekitar Juli atau Agustus, akibat dampak penurunannya harga bensin tahun lalu.

Turut memperburuk outlook perekonomian negara perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut, tingkat belanja masyarakat turun sebesar 1.3% di bulan April dari setahun sebelumnya, jauh lebih buruk dari ekspektasi untuk kenaikan sebanyak 3.1%. Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda telah menekankan bahwa dirinya akan memantau dampak pergerakan harga minyak terhadap inflasi dan akan mempertimbangkan untuk kembali melonggarkan kebijakan juga faktor resiko tersebut mengancam akan menghambat kenaikan gai secara bertahap berkat pemulihan ekonomi seperti yang direncanakan. Namun sebagian petinggi bank sentral cemas bahwa jika laju inflasi tetap rendah untuk waktu lama, hal tersebut dapat menekan ekspektasi inflasi dan membuat konsumen enggan berbelanja.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar