Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

Laju Permintaan Otomotif AS Meningkat

Kamis, 23 Mei 2013 22:07 WIB
Dibaca 320

Monexnews -

Sejumlah produsen otomotif asal Amerika Serikat (AS) tengah mempercepat produksi. Bahkan, beberapa perusahaan berencana akan membatalkan jeda produksi musim panas demi memenuhi permintaan yang tinggi.

Rencana tersebut menunjukkan meningkatnya pangsa pasar Ford, General Motors dan Chrysler–dikenal sebagai “Detroit Three”–atas rivalnya yang berasal dari Jepang. Selain menyorot posisi penting industri otomotif dalam proses pemulihan ekonomi di AS. Tahun ini angka penjualan mobil mengalami peningkatan, meskipun belanja pakaian dan barang lain masih berjalan datar.

General Motors Co., Ford Motor Co. dan Chrysler Group mengoperasikan pabrik mereka dengan kekuatan maksimal di tengah terus meningkatnya volume penjualan. Penjualan tahunan otomotif AS berdasarkan hasil April diperkirakan mencapai 14,9 juta unit kendaraan. Para eksekutif berharap penjualan AS pada 2013 akan menyentuh 15 juta unit kendaraan, melampaui angka tahun lalu pada 14,5 juta unit.

Merek-merek Detroit itu telah merengkuh pangsa pasar yang kuat tahun ini. Mereka menguasai 45,9% pangsa pasar AS year-to-date pada April, melewati produsen otomotif Jepang dan Korea Selatan yang meraih pangsa pasar 44,9%. Setahun lalu, produsen AS mendapat porsi 44,4% sementara produsen Asia 46,3%.

Menurut GM, perusahaan tersebut takkan menutup pabrik untuk kali pertama sejak 2008. Produsen otomotif terbesar AS itu akan menggeser atau menunda waktu jeda produksi berdasarkan kebutuhan. Presiden GM Amerika Utara, Mark Reuss mengatakan perusahaan akan terus beroperasi karena ingin memperkenalkan model kendaraan terbaru. GM berencana meluncurkan 23 jenis kendaraan baru pada 2013.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar