Selasa, 23 Mei 2017

world-economy  World Economy

Laju Pertumbuhan China Melambat Menjadi 7%

Rabu, 15 April 2015 9:29 WIB
Dibaca 557

Monexnews - Perekonomian China bertumbuh dengan laju paling lambat sejak krisis keuangan global pada kuartal pertama, menurut data pemerintah pada hari Rabu, meningkatkan peluang adanya stimulus tambahan dari pemerintah. Gross domestic product (GDP) berekspansi sebesar 7% pada kuartal pertama, menurut data dari National Bureau of Statistics, sesuai estimasi Reuters dan menyusul pertumbuhan sebeasr 7.3% pada kuartal sebelumnya. Hasil ini merupakan angka terendah sejak kuartal pertama tahun 2009, saat puncak krisis keuangan, di mana laju pertumbuhan melambat menjadi 6.6%. Pada tingkat kuartalan, perekonomian bertumbuh sebesar 1.3%, berada tipis di bawah estimasi sebeasr 1.4% dan dibandingkan dengan 1.5% pada kuartal sebelumnya. 

Data lain yang dirilis bersamaan dengan GDP juga berada di bawah ekspektasi. Output industri bertumbuh sebesar 5.6% di bulan Maret dari tahun sebelumnya, lebih buruk dari ekspektasi sebesar 10.9%, sementara penjualan ritel naik sebanyak 10.2% untuk tingkat tahunan, berada di bawah estimasi sebesar 10.9%. Investasi aset tetap di kuartal pertama naik sebanyak 13.5%, berada di bawah perkiraan kenaikan sebesar 13.8%. Dollar Australia anjlok pasca data dirilis, sementara indeks saham gabungan China melemah sebeasr 0.2%, dan indeks Hong Kong memangkas gain untuk memasuki area negatif.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar