Sabtu, 16 Desember 2017

world-economy  World Economy

Lelang SBN Valas Serap USD190 Juta

Selasa, 26 November 2013 14:53 WIB
Dibaca 756

Monexnews - Pemerintah mengakui rendahnya antusias investor pada lelang Surat Berharga Negara (SBN) berdenominasi valuta asing di pasar domestik dikarenakan instrumen ini merupakan produk baru dan belum mempunyai pasar. Hal ini disampaikan Kuasa Khusus Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Robert Pakpahan di Jakarta, Senin (25/11).

Pada Senin (25/11) Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) telah melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) seri USDFR0001 (new issuance) melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI). Total penawaran yang masuk sebesar USD293,550 juta dengan yield tertinggi yang masuk 5,75 persen dan yield terendah yang masuk 3,15 persen. Dari angka tersebut, hanya sebesar USD190 juta yang dimenangkan oleh pemerintah.

Meski hasil yang dicapai lebih rendah dari rencana penerbitan yang sebesar USD450 juta, tetapi Robert menilai hasil yang dicapai ini cukup baik. Terlebih, obligasi yang dilelang kali ini merupakan produk baru, sehingga belum memiliki pasar sendiri. “Yang dilelang kali ini adalah produk baru dan belum memiliki pasar sekundernya. Maka investor memilih berhati-hati dalam berinvestasi. Tapi saya senang, sistem kita berjalan dengan baik,” terangnya.

Robert menambahkan, kurangnya antusias investor juga dikarenakan penerbitan kali ini dilakukan menjelang akhir tahun, dimana kecenderungan permintaan dolar AS di pasar cukup besar. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, baik pembayaran utang maupun pembayaran impor.(ans)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar