Minggu, 24 September 2017

world-economy  World Economy

Lelang Sukuk, Pemerintah Targetkan Serap Rp1,5 Triliun

Senin, 6 Oktober 2014 13:52 WIB
Dibaca 550

Monexnews - Pemerintah akan melelang tiga seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (7/10) besok. Melalui lelang ini, pemerintah menargetkan dapat menghimpun dana Rp1,5 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi dalam keterangan resminya menyatakan, ketiga seri sukuk yang akan dilelang tersebut yaitu seri PBS005 dan PBS 006 yang merupakan sukuk berbasis proyek (project based sukuk), serta seri SPN-S 08042015 yang merupakan jenis sukuk jangka pendek.

Penerbitan sukuk seri PBS005 dan PBS006 menggunakan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam APBN 2014. Sementara, untuk seri SPN-S 08042015 menggunakan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Sebagai informasi, sukuk seri PBS005 akan jatuh tempo pada 15 April 2043, dengan imbal hasil yang ditawarkan sebesar 6,75 persen. Seri PBS006 yang akan jatuh tempo pada 15 September 2020 menawarkan imbal hasil sebesar 8,25 persen. Sementara, seri SPN-S 08042015 akan jatuh tempo pada 8 April 2015 menawarkan imbal hasil berupa diskonto.

Lelang sendiri akan dibuka pada 7 Oktober 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Sementara, setelmen akan dilakukan pada 9 Oktober 2014.

Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Dengan demikian, pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids).

Namun, dalam pelaksanaannya, penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. Pelaksanaan lelang sendiri akan dilakukan dengan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai agen lelang SBSN.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar