Selasa, 17 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Lemahnya Data Tenaga Kerja AS Tidak Cukup Goyahkan Fed

Sabtu, 8 Februari 2014 4:25 WIB
Dibaca 680

Monexnews - Meskipun laporan tenaga kerja AS tidak begitu cemerlang, bank sentral masih dalam jalur untuk mengurangi jumlah pembelian obligasi, menurut Presiden Fed of Dallas Richard Fisher. "Publikasi 1 data tenaga kerja tidak cukup untuk menggoyahkan Fed," ujar Fed’s Fisher ketika diwawancarai oleh CNBC. “Saya percaya, kami perlu melanjutkan proses tapering karena manfaatnya kini tidak begitu banyak.” Fisher merupakan salah satu petinggi Fed yang memiliki hak suara dalam pertemuan FOMC yang membahas kebijakan moneter bank sentral AS. 

Federal Reserve telah mulai kurangi jumlah pembelian obligasinya pada pertemuan Desember silam seiring berlanjutnya momentum pemulihan ekonomi Paman Sam. Kondisi tenaga kerja AS merupakan salah satu faktor penentu kebijakan tapering. Namun, buruknya data non-farm payroll untuk bulan Desember tidak menghalami Fed untuk kembali mengurangi jumlah pembelian obligasi pada pertemuan Januari. Federal Reserve sepertinya akan terus memantau situasi perekonomian AS dari berbagai sudut untuk kembali memutuskan apakah akan mengurangi pemberian stimulus pada pertemuan Maret. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar