Selasa, 24 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

Lemahnya Fundamental Perburuk Kinerja Kospi

Rabu, 3 Juli 2013 14:25 WIB
Dibaca 307

Monexnews - Memasuki hari ke-3 di perdagangan kuartal III (Rabu, 3/7), indeks Kospi – Korea Selatan kembali berakhir terkapar di teritori negatif terutama akibat pelemahan yen-Jepang hari ini yang mencapai level 100.85 terhadap USD.

Di lantai bursa Seoul nampak sektor teknologi dan otomotif yang paling parah terkena aksi jual sehingga indeks utama Kospi (KS11) berakhir di tutup melemah -1.64% atau -30.36 poin pada area 1824.66. Sedangkan indeks Kospi fut (KSc1) juga berakhir melemah -1.98% atau -4.80 poin poin pada kisaran harga 237.45

Hari ini para investor juga nampak enggan memperbanyak posisi di pasar setelah pemerintah China merilis data aktivitas sektor jasa (non manufaktur) bulan Juni yang kembali mengalami penurunan. Aktivitas non-manufaktur (service) China sepanjang bulan Juni dilaporkan mengalami penurunan ke level 53.9 dari bulan sebelumnya 54.3. Rilis data tersebut menambah kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi di negeri tirai bambu, mengingat China merupakan salah satu tujuan pasar eksport bagi negeri gingseng.

Selain itu, koreksi Kospi juga lantaran aksi jual investror karena terinspirasi oleh Wall Street yang berakhir melemah pada perdagangan Selasa (2/7) terkait kewaspadaan investor terhadap tren penurunan sektor ketenaga-kerjaan Amerika.   

Dan secara umum sentimen investor juga nampak masih kecewa setelah data aktivitas manufaktur Korea Selatan yang di rilis Senin lalu (1/7), menyusut untuk kali pertama dalam lima bulan terakhir di Juli. Indeks aktivitas manufaktur PMI yang di kalkulasi oleh institusi HSBC menurun ke level 49.4 dari publikasi sebelumnya di level 51.1.

Penurunan angka tersebut mengindikasikan kondisi bisnis di negeri gingseng nampak kian memburuk akibat dampak dari pelemahan yen – Jepang di tengah kekhawatiran terhadap isu penarikan stimulus moneter oleh Federal Reserve Amerika.(dar) 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar