Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Libya Berlakukan Force Majeure Pada Dua Pelabuhan Minyaknya

Senin, 15 Desember 2014 9:00 WIB
Dibaca 733

Monexnews - National Oil Corp. dari Libia memberlakukan force majeure pada pelabuhan minyak Es Sider dan Ras Lanuf serta akan menghentikan output pada sejumlah ladang minyak akibat kisruh politik memecah negara di Afrika Utara tersebut. Faksi bersenjata seharusnya tidak menyerang infrastruktur energi di Libia, menurut National Oil Corp. Force majeure diberlakukan pada Es Sider dan Ras Lanuf, pelabuhan minyak terbesar dan terbesar ketiga milik Libia, dengan kapasitas gabungan sebeasr 560,000 barel per hari. Kebijakan tersebut adalah status hukum yang memproteksi perusahaan dari tanggung jawabnya saat tidak dalah memenuhi sebuah kontraksi untuk alasan yang di luar kendali.

National Oil, yang dikenal sebagai NOC, tidak mengidentifikasikan ladang minyak yang dihentikan. NOC mengadopsi kebijakan untuk melindungi sumur, pompa, dan jalur pipa. Force majeure telah diberlakukan pada dua pelabuhan minyak tersebut "akibat adanya bentrokan bersenjata di area tersebut," menurut NOC. "Kami berniat untuk melindungi sumber daya minyak neara dalam cara yang melindungi hak negara dan mitra dagang sesuai dengan syarat kesepakatan kerjasama.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar