Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Malaysia Akan Ubah Kebijakan Seiring Pelemahan Harga Minyak

Senin, 19 Januari 2015 13:38 WIB
Dibaca 597

Monexnews - Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, akan mengumumkan perubahan kebijakan, termasuk kemungkinan revisi anggaran hari Selasa pagi. Hal ini dilakukan untuk membantu penyesuaian Malaysia pada dampak pengurangan pemasukan minyak dan gas karena anjloknya harga minyak mentah global.

"Besok pagi saya akan mengumumkan penyesuaian yang dibutuhkan, intervensi yang dibutuhkan dalam skenario perlunya tindakan lebih proaktif," ujar Najib hari Senin.

Anggaran tahun 2015 Malaysia, yang dipublikasikan bulan Oktober 2014, disusun dengan asumsi harga minyak akan bertahan di $100 per barel. Namun kini harga minyak mentah telah jatuh lebih dari setengahnya.

Para analis berpendapat pemerintah Malaysia perlu mengurangi proyeksi pertumbuhannya, karena asumsi tidak realitstis akan membawa kenaikan tinggi pada rasio utang terhadap GDP negeri jiran tersebut. Pemerintah malaysia memproyeksi pertumbuhan 5,0% - 6,0% untuk tahun ini, sementara proyeksi pasar hanya sekitar 4,0%.

Ringgit Malaysia merupakan mata uang negara berkembang Asia dengan performa terburuk di tahun 2014. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar