Rabu, 13 Desember 2017

world-economy  World Economy

Mantan Bos ECB Kritisi Konflik Anggaran AS

Kamis, 3 Oktober 2013 11:21 WIB
Dibaca 607

Monexnews - Kegagalan pemangku kepentingan di Amerika Serikat untuk menaikkan plafon hutang negara adalah 'sesuatu yang absurd'. Selain itu, sikap kongres justru berisiko menurunkan kredibilitas negara ekonomi terbesar di dunia.

Pendapat tersebut dilontarkan oleh Eks-presiden European Central Bank, Jean-Claude Trichet, kepada CNBC. "Saya berharap solusi segera tercapai. Hal ini sangat penting tidak hanya bagi Amerika, namun juga untuk perekonomian global," ujar Trichet. Terlepas dari dinamika politik yang terjadi di Washington, mantan panglima ECB ini tidak mengerti mengapa pihak-pihak yang berseteru mau mempertaruhkan negaranya demi kepentingan masing-masing.

Ketika ditanya soal iklim pemulihan di Eropa, Trichet menyarankan supaya lembaga pemerintah Uni Eropa dan setiap negara kompak melakukan reformasi struktural, tidak hanya untuk perluasan kesempatan kerja namun juga demi ketersediaan barang dan jasa bagi warga. Tanpa adanya reformasi menyeluruh, zona Euro tidak akan mencapai cita-cita pasar ekonomi yang bersatu sebagaimana menjadi fondasi pembentukan kawasan mata uang tunggal. "Masih banyak sekali yang harus dilakukan oleh semua pihak," ujarnya.

Trichet tidak melihat adanya kemungkinan bagi perekonomian zona Euro untuk kembali normal dalam waktu dekat. Ia juga tidak berharap pasar tenaga kerja pulih secara tiba-tiba karena negara-negara maju juga memiliki permasalahannya masing-masing. "Munculnya kebijakan-kebijakan non-konvensional dari bank sentral negara maju memperlihatkan bahwa semua negara mempunyai masalah serupa," tambah Trichet. Jepang, Amerika, Inggris dan zona Euro akan menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi global. Keempat institusi pemerintahan harus mampu memperbaiki rapor fundamentalnya sehingga kebijakan bank sentral bisa tepat sasaran.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar