Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Manufaktur Inggris Mereda Di Tengah Lemahnya Permintaan Ekspor

Kamis, 2 Januari 2014 18:05 WIB
Dibaca 416

Monexnews -

Pertumbuhan manufaktur Inggris secara tak terduga mereda di bulan Desember seiring melemahnya permintaan ekspor, hal ini menyoroti adanya permasalahan dalam pemulihan.

Indeks aktivitas pabrik turun menjadi 57.3 dari data yang direvisi menjadi 58.1 di bulan November, kata Markit Economics dalam laporannya hari ini di London. Indeks yang berada di atas level 50 menunjukkan perbedaan ekspansi dari kontraksi untuk bulan kesembilan beruntun. Secara terpisah sebuah laporan menunjukkan manufaktur di China melemah pada bulan lalu, sementara para ekonom perkirakan manufaktur di AS akan mereda.

Perdana Menteri David Cameron kemarin mengatakan bahwa pemulihan di Inggris” adalah benar,  namun juga rapuh,” dan pemerintah telah memiliki lima rencana untuk memacu pertumbuhan. Di saat ekonomi telah menguat, Gubernur Bank of England Mark Carney telah mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tidak akan pertimbangkan kenaikan suku bunga sampai setidaknya tingkat pengangguran turun ke level 7 persen.

“Dengan asumsi harga komoditas tidak naik lebih lanjut, kami percaya  bahwa sektor manufaktur akan terus pulih di tahun 2014,” kata Samuel Tombs, seorang ekonom di Capital Economics Ltd. di London.” Meskipun permintaan dari luar negeri mungkin relatif lemah, pelonggaran atas pembatasan kredit dan  penekanan pada pendapatan riil rumah tangga seharusnya meningkatkan permintaan dalam negeri untuk investasi dan barang-barang konsumen.”

Pembacaan atas perkiraan ekonom pada laporan indeks manufaktur sebesar 58.4, berdasarkan estimasi dari 24 ekonom dalam survey Bloomberg.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar