Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

Melambatnya Pemulihan Zona Euro Menambah Tekanan Pada ECB

Rabu, 4 Juni 2014 17:02 WIB
Dibaca 483

Monexnews - Melambatnya pemulihan ekonomi di zona euro pada kuartal pertama yang dikonfirmasi oleh data hari Rabu, nampaknya kian mendesak European Central Bank untuk mengambil langkah tegas pekan ini untuk mengatasi rendahnya tingkat inflasi dan tingginya tingkat pengangguran. Perekonomian blok euro berekspansi hanya sebesar 0.2% pada kuartal pertama, menurut kantor statistik Uni Eropa Eurostat, menunjukkan kerapuhan pada pemulihan ekonomi. Analis memperkirakan perekonomian untuk berekspansi sebesar 0.4% pada kuartal pertama.

Tingkat inflasi zona euro yang telah berada dalam ‘zona berbahaya’ dari European Central Bank yaitu di bawah 1% sejak bulan Oktober ditambah dengan lemahnya tingkat pertumbuhan menimbulkan resiko terhadap pemulihan. Tingkat pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama sebagian besar digerakkan oleh Jerman, yang menutupi stagnasi pada Perancis dan kontraksi output pada Italia, Belanda, Portugal, dan Finlandia. Kenaikan kuartalan tersebut sebagian besar dipicu oleh perubahan jumlah suplai, bersama dengan tingkat konsumen domestik dan pemerintah serta sektor ekspor. Sektor impor tidak berbuat banyak dalam membantu perekonomian.

Saat dibandingkan dengan periode yang sama setahun lalu, perekonomian bertumbuh sebesar 0.9%, laju pertumbuhan tahunan kedua kali berturut-turut sejak kenaikan sebesar 0.5% pada kuartal terakhir tahun 2013. Jerman, perekonomian terbesar di zona euro, bertumbuh sebesar 0.8% pada kuartal pertama, dengan ekonom memperkirakan laju ekspansi akan melambat di bulan-bulan setelahnya. Petinggi ECB telah mensinyalkan adanya langkah kebijakan yang akan diambil pada pertemuan hari Kamis, dan Presiden ECB Mario Draghi pekan lalu mengatakan ECB siap untuk mendorong inflasi kembali menuju targetnya yaitu sedikit di bawah 2%.

Data terpisah dari Eurostat menunjukkan tingkat harga produsen industri, ukuran bagi inflasi konsumen, turun sesuai perkiraan untuk tingkat bulanan dan tahunan di bulan April. Inflasi gerbang pabrik di zona euro turun sebanyak 0.1% di bulan April setelah turun sebanyak 0.2% di bulan Maret, menunjukkan penurunan bulanan keempat kali berturut-turut. Dari 5 negara perekonomian terbesar di blok Eropa, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dan Belanda, hanya Spanyol yang mencetak kenaikan inflasi sebesar 0.2%. Saat di bandingkan dengan periode yang sama setahun lalu, inflasi harga produsen turun sebanyak 1.2% di bulan April, melambat dari penurunan sebesar 1.6% di bulan Maret.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar