Kamis, 25 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

world-economy  World Economy

Menkeu dan Gubernur BI Hadiri Pertemuan G-20 di Washington

Jumat, 11 April 2014 9:30 WIB
Dibaca 325

Monexnews - Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri bersama dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dijadwalkan menghadiri Pertemuan G20 tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral di Washington, D.C., Amerika Serikat pada 10-11 April 2014.

Pertemuan tersebut rencananya membahas seputar perkembangan ekonomi global terkini, antara lain reformasi kuota Dana Moneter Internasional (IMF), rencana Bank Sentral AS (The Fed) menaikkan suku bunga acuan dan kondisi terkini ekonomi Tiongkok. “Habis ini saya langsung siap-siap ke US. Ada pertemuan G20," tuturnya usai menyuarakan aspirasinya di Jakarta, Rabu (9/4).

Terkait rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuannya, Menkeu menekankan bahwa Indonesia sendiri akan terus mendorong proses komunikasi yang optimal antara negara maju dan berkembang. Hal tersebut khususnya terkait dengan penerapan beberapa kebijakan yang akan memberi dampak signifikan terhadap ekonomi global. "Kita tetap minta soal komunikasi, kalau mau buat apa-apa dikomunikasikan. Kita juga mau bilang reform telah sedang kita lakukan," tukasnya.

Sementara itu, terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok, Menkeu mengatakan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melemah dapat mempengaruhi kinerja ekspor nasional serta mengurangi penerimaan negara dari sektor pajak. "Perlambatan dapat menyebabkan penurunan harga komoditas. Kalau itu terjadi efeknya ada dua, pertama di ekspor, kedua di pajak," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur BI mengatakan bahwa dalam Pertemuan G-20, akan dilangsungkan pembahasan agenda terkait masa depan perekonomian global setelah tapering off selesai dilakukan oleh The Fed pada Oktober 2014. "Kalau Oktober (2014) sudah selesai tapering off, enam bulan setelah itu kita mendengar akan ada peningkatan interest rate. Kita ingin mempunyai pemahaman yang lebih dalam tentang apa setelah tapering off itu selesai," katanya.

Menurut Gubernur BI, delegasi Indonesia dalam forum G20, akan menyampaikan kondisi perekonomian nasional terkini yang membaik dan stabilitas sistem keuangan yang relatif terjaga serta lebih memadai dibandingkan negara-negara lainnya. "Kita akan menceritakan tentang bagaimana di dalam negeri memasuki 2014 dan 2015, upaya menjaga penyehatan ekonomi kita, mulai pertumbuhan, inflasi yang turun mengarah ke target yang kita tetapkan, dan kita membicarakan current account deficit kita menjadi lebih sehat," jelas Gubernur BI.(nic)

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar