Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

MenKeu Jepang: Kenaikan Pajak Hanya Menunggu Waktu

Selasa, 18 November 2014 8:47 WIB
Dibaca 530

Monexnews - Menteri Keuangan Jepang Taro Aso pada hari Selasa mengatakan kenaikan pajak penjualan tidak terhindari lagi, terlepas dari waktunya kapan, untuk menekan jumlah hutang publik Jepang yang terlampau tinggi, namun mensinyalkan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe akan menunda kenaikan pajak kedua yang dijadwalkan untuk tahun depan. Jepang jatuh ke dalam resesi pada kuartal ketiga menurut data hari Senin lalu, menguatkan peluang Abe untuk menunda kenaikan pajak dan menggelar pemilu lebih awal bulan depan.

Aso, yang sebagai menteri keuangan terus menyarankan untuk melanjutkan kenaikan pajak sesuai rencana, mengatakan Jepang akan harus menaikkan pajak penjualan, "terlepas dari waktunya", untuk membayar biaya kesejahteraan sosial yang menumpuk. Ia juga mengatakan akan sulit bagi pemerintah untuk merancang anggaran negara untuk tahun fiskal depan hingga akhir tahun jika Perdana Menteri Shinzo Abe membubarkan parlemen dan pemilu digelar pada tanggal 14 Desember nanti. "Kebijakan Bank of Japan yang sangat longgar berdasarkan asumsi bahwa Jepang akan melanjutkan dengan usaha untuk mengembalikan kesehatan fiskalnya," ucap Aso pada konferensi pers pasca pertemuan kabinet.
Aso menambahkan, bahwa meski Perdana Menteri akan menunda kenaikan pajak penjualan tahun depan, pemerintah harus memberikan jaminan pada pasar bahwa tidak akan ada lagi penundaan pada kenaikan pajak. Menghilangkan klausa pada undang-undang saat ini, yang mana memperbolehkan pemerintah untuk menunda kenaikan pajak jika kondisi perekonomian terlalu buruk, akan menjadi salah satu opsi untuk menenangkan investor bahwa kenaikan tidak akan tertunda lagi, ucap Aso. "Lebih baik kita memberikan suatu bentuk jaminan bagi investor," ucapnya.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar