Jumat, 26 Mei 2017

world-economy  World Economy

Menkeu Jepang: Koreksi Yen hanya Dampak, bukan Tujuan

Selasa, 9 April 2013 12:38 WIB
Dibaca 559

Monexnews - Pemerintah Jepang terus berupaya meyakinkan dunia internasional bahwa kebijakan moneternya tidak akan mengganggu negara lain. Menteri keuangan Taro Aso melihat penurunan nilai tukar Yen saat ini sebagai kompensasi dari penguatan Yen di masa lalu.

Pemerintah Jepang kemungkinan belum akan mengupayakan langkah baru untuk menangkal pergerakan Yen. Menurut menkeu Taro Aso, ritme nilai tukar cukup normal terlepas dari pelonggaran moneter yang dilakukan pemerintah. Pernyataan tersebut muncul setelah kurs USD/JPY melonjak ke level tertingginya dalam hampir empat tahun terakhir di 99.67.

Menkeu Jepang juga menolak segala tuduhan yang menyebut pemerintah sengaja melemahkan kurs Yen demi kepentingan pihak eksportir dalam negeri. "Bank sentral hanya fokus membidik upaya mengakhiri deflasi yang sudah berlangsung 15 tahun, pelemahan Yen adalah imbas dari hal itu," tegasnya di hadapa awak media.

Statement pemerintah itu sebenarnya sudah terlontar saat pertemuan negara-negara G20 bulan Februari di Moskow, Rusia. "Kami telah menjelaskan soal tujuan kami untuk keluar dari deflasi," urainya. Jepang berharap negara-negara lain bisa memaklumi kesulitan yang sedang dialami pemerintah, khususnya terkait dengan kelesuan aktivitas ekonomi domestik. Aso mengatakan bahwa negaranya mencatat surplus neraca sebelum krisis finansial global datang tahun 2008 lalu. Namun sekarang rapor neraca negeri sakura justru merah. Nilai tukar Yen sekarang terpantau di 99.194 terhadap Dollar. 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar