Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

MenKeu Jepang Menolak Pemangkasan Pajak Perusahaan

Jumat, 13 September 2013 16:59 WIB
Dibaca 631

Monexnews - Dua petinggi menteri keuangan Jepang secara terbuka tidak setuju mengenai dibutuhkannya pemangkasan pajak perusahaan untuk meredam dampak kenaikan pajak penjualan, setelah pemerintah menaikkan proyeksinya terhadap perekonomian pada hari Jumat untuk ketujuh kalinya dalam tahun ini. Kenaikan pajak penjualan dalam 2 tahap, yang dianggap sebagai resolusi pemerintah untuk mulai memperbaiki sektor keuangan, nampaknya akan berjalan, dengan debat terfokus pada kebijakan apa yang akan diambi Perdana Menteri Shinzo Abe untuk meredam dampak kenaikan pajak penjualan tersebut.

"Perekonomian Jepang sedang menuju pemulihan dalam laju moderat," menurut pemerintah pada laporan untuk bulan September, pandangan yang lebih optimis dari bulan lalu saat mengatakan ada pergerakan menuju pemulihan yang berkelanjutan.

Abe telah memerintahkan Menteri Keuangan Taro Aso dan Menteri Perekonomian Akira Amari untuk merancang paket kebijakan guna memastikan kenaikan pajak tidak menghambat Jepang untuk keluar dari deflasi, dan keduanya berbeda pendapat mengenai isi paket tersebut pasca rapat kabinet. Aso mengatakan tidak perlu untuk memangkas pajak perusahaan, langkah yang diusulkan oleh sektor bisnis untuk mendorong kompetitifitas, dan tidak perlu untuk menerbitkan obligasi baru untuk membantu membiayai paket bantuan. "Menurutku publik tidak dapat menerima kenaikan pajak penjualan dan pemangkasan pajak perusahan oleh pemerintah dalam waktu yang bersamaan," ucap Aso.

Namun Amari, yang merupakan mantan Menteri Perdagangan, mengatakan pemangkasan pajak perusahaan akan terjadi, bersama degnan stimulus fiskal dan pemangkasan pajak bertujuan untuk mendorong belanja modal. "Dibutuhkan kombinasi dari langkah tersebut dengan dampak stimulus jangka pendek untuk pertumbuhan jangka panjang," ucap Amari. "Kami memiliki pandangan yang berbeda dengan Menteri keuangan mengenai apa yang menjadi batasan dari perspektif disiplin fiskal. Namun kami akan menghasilkan paket kebijakan yang terbaik," ucapnya. Bulan lalu, Amari mengatakan pemangkasan pajak perusahaan merupakan opsi jangka panjang. Perubahan sikap pada ucapannya mungkin dapat menjadi sinyal bahwa usulan tersebut mendapatkan dukungan sebagai cara untuk mengangkat kompetitifitas.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar