Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

Menkeu Paparkan Strategi Tingkatkan Penerimaan Pajak

Jumat, 31 Oktober 2014 11:19 WIB
Dibaca 578

Monexnews - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro memaparkan dua strategi utama untuk meningkatkan penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan.

Menkeu menekankan, hal pertama yang perlu dilakukan pemerintah adalah memperkuat data dan informasi wajib pajak. “Pertama tentunya kita perlu punya punya data dan informasi yang lebih lengkap mengenai wajib pajak, baik wajib pajak yang sudah ada maupun wajib pajak potensial,” ungkapnya saat ditemui di kantornya pada Rabu (29/10) kemarin.

Ia meyakini, dengan perekonomian Indonesia yang sebesar saat ini, penerimaan negara dari sektor perpajakan masih dapat dioptimalkan. “Dan itu bisa berasal dari baik pajak badan usaha maupun pajak perseorangan,” tambahnya.

Untuk meningkatkan penerimaan pajak dari wajib pajak badan, lanjutnya, pemerintah akan menekankan pada kepatuhan pajak (tax compliance). “Mungkin mereka sudah terdaftar sebagai wajib pajak, mereka juga mungkin sudah membayar pajak secara teratur, tapi yang ingin kita kejar apakah mereka sudah membayar pajak sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk wajib pajak perseorangan, pemerintah akan menerapkan strategi perluasan basis pajak. “Nah kalau perseorangan, beda strateginya, kalau perseorangan pertama kita ingin lihat dulu apakah wajib pajak potensial ini masih ada lagi yang bisa digali, dengan memperluas basis pajak,” jelasnya.

Selain penguatan data dan informasi wajib pajak, Menkeu juga menekankan pentingnya memastikan setoran pajak yang dibayarkan oleh wajib pajak telah sesuai dengan ketentuan. Oleh karena itu, ia menyadari perlunya dukungan dari instansi terkait, termasuk penegak hukum dalam upaya untuk mencapai target penerimaan pajak.

“Satu lagi tentunya, apakah yang mereka (wajib pajak) sudah bayar pun itu sudah sesuai. Untuk bisa itu kita perlu dukungaan, paling tidak untuk profiling si wajib pajak tersebut, ditambah tentunya dukungan dari penegak hukum, dukungan dari pihak lain,” pungkasnya.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar