Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

world-economy  World Economy

Menkeu: Pelemahan Rupiah Tidak Bahayakan Kondisi Fiskal

Rabu, 11 Maret 2015 11:06 WIB
Dibaca 612

Monexnews - Pemerintah memastikan, kondisi moneter dan sektor keuangan secara makro saat ini berada pada posisi yang stabil dan terjaga. Namun demikian, pemerintah akan tetap waspadai pergerakan nilai tukar dan akan mengambil kebijakan untuk dapat memperkuat rupiah.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir telah menembus Rp13.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Padahal, asumsi nilai tukar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN-P) 2015 sebesar Rp12.500 per dolar AS.

Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menilai, pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir tersebut tidak membahayakan dari sisi fiskal. Hal ini justru akan menciptakan tambahan surplus pada anggaran, dan tidak membahayakan anggaran secara keseluruhan.

“Setiap pelemahan sebesar Rp1 dalam nilai tukar, kita justru akan menciptakan tambahan surplus di anggaran, setelah melihat selisih antara tambahan penerimaan dari migas dan pertambangan, royalti dan bagi hasil migas dikurangi dengan tambahan pembayaran bunga utang, selisihnya itu adalah tambahan surplus ke anggaran,” ungkap Menkeu dalam konferensi pers perkembangan ekonomi terkini di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (10/3).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, risiko fiskal tahun 2015 yang utama bukan datang dari nilai tukar, dan justru berasal dari target penerimaan. “Kalau kita membicarakan risiko fiskal tahun 2015, risiko itu lebih kepada target penerimaan, terutama pajak,” tambahnya.(wa)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `