Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Menkeu: Perlambatan Pertumbuhan Dampak Upaya Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 5 Maret 2015 12:47 WIB
Dibaca 515

Monexnews - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengakui, perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam satu tahun terakhir merupakan salah satu dampak dari upaya stabilisasi ekonomi yang dilakukan pemerintah sejak Juli 2013 lalu.

Meskipun berdampak pada melambatnya pertumbuhan, upaya stabilisasi tersebut dinilai cukup berhasil dalam mengelola perekonomian tetap terjaga baik.

“Stabilisasi yang menjadi fokus dari pemerintah dalam konteks me-manage ekonomi paling tidak sejak Juli 2013 memang akan mempunyai konsekuensi. Tentunya ada konsekuensi positif, yaitu ekonomi kita bisa ter-manage dengan relatif baik, tetapi cost-nya, salah satu akibatnya itu adalah lambatnya pertumbuhan,” ungkap Menkeu dalam forum diskusi yang diselenggarakan oleh Danareksa Sekuritas pada Rabu (4/3) di Jakarta.

Selain dampak upaya stabilisasi ekonomi, di sisi lain, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia juga merupakan imbas dari perlambatan pertumbuhan ekonomi global. “Kalau kita lihat perlambatan pertumbuhan ini juga terjadi di banyak negara di dunia, seiring dengan slowdown di global economy,” tambahnya.

Meskipun laju pertumbuhan melambat, menurut Menkeu, hal tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Hal ini mengingat, fokus pemerintah saat ini adalah menjaga agar defisit neraca berjalan (current account deficit) tidak melebar dan inflasi tetap terkendali. “Yang kita jaga adalah bagaimana agar current account deficit tidak melebar, inflasi juga terkendali, sehingga akhirnya memang pertumbuhan yang dikorbankan,” jelasnya.(nv)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar