Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Menkeu: Surplus Oktober 2014 Sinyal Positif Perbaikan Kinerja Neraca Perdagangan

Rabu, 3 Desember 2014 17:00 WIB
Dibaca 688

Monexnews - Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir terutama dipengaruhi oleh kondisi eksternal. Hal ini antara lain terlihat dari kinerja neraca perdagangan Indonesia yang secara kumulatif masih menunjukkan defisit.

Meskipun mencatatkan surplus pada Bulan Oktober lalu, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan, secara kumulatif pada Januari-Oktober tahun ini neraca perdagangan Indonesia masih mencatatkan defisit 1,65 miliar dolar AS.

“Meskipun telah mengalami perbaikan dibanding tahun lalu, secara kumulatif Januari sampai Oktober 2014 neraca perdagangan Indonesia masih mengalami defisit 1,65 miliar US Dollar,” ungkap Menkeu dalam investor gathering Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang 2014: Tantangan dan Strategi Pembiayaan Tahun 2015 pada Rabu (3/12) di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta.

Namun demikian, ia menekankan bahwa perbaikan pada neraca perdagangan Bulan Oktober lalu merupakan sinyal positif atas perbaikan kinerja neraca perdagangan. Seperti diketahui, neraca perdagangan Indonesia pada Bulan Oktober 2014 telah menunjukkan surplus sebesar 23,2 juta dolar AS.

“Data neraca perdagangan yang baru dirilis awal bulan ini juga menunjukkan sinyal yang positif dimana tercatat surplus 23,2 juta dolar (AS) untuk Bulan Oktober. Surplus yang relatif kecil, tapi yang paling penting adalah ada perbaikan surplus atau defisit dari neraca perdagangan,” ungkapnya.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar