Kamis, 20 Juli 2017

world-economy  World Economy

Menko Jepang Tanggapi Panic Selling di Indeks Saham

Kamis, 23 Mei 2013 22:35 WIB
Dibaca 375

Monexnews -

Menteri Perekonomian Jepang menyatakan bahwa kejadian panic selling pada indeks saham Jepang hari ini tidak berarti kehancuran, melainkan hanya koreksi akibat kenaikan indeks saham Nikkei Jepang sebelumnya yang terjadi terlampau cepat dibanding ekspektasi sementara laju ekonomi masih stabil mengalami pemulihan.

Amari keluarkan pernyataan setelah indeks Topix Jepang anjlok 6.9%, kejatuhan terparah sejak tsunami Maret 2011. Fluktuasi liar tersebut juga menular pada pasar obligasi, dengan kenaikan yield tenor 10-tahun ke level tertinggi dalam setahun terakhir sehingga memaksa bank sentral menyuntik likuiditas sebesar 2 trilyun Yen.

Menurut Amari, bank sentral Jepang (BoJ) akan menjaga komunikasi yang erat dengan para pelaku pasar keuangan, dengan mengajak meeting pada 29 Mei nanti untuk mendiskusikan pergerakan market akhir-akhir ini.

Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda menyatakan kemarin bahwa fluktuasi yang terjadi pada pasar obligasi Jepang belum mempengaruhi arah ekonomi Jepang.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar