Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Merkel: Negosiasi Terbaru Harus Tunggu Hasil Refrendum Yunani

Rabu, 1 Juli 2015 9:09 WIB
Dibaca 447

Monexnews - Kanselir Jerman mengesampingkan upaya untuk segera kembali ke pembicaraan hutang ketika Yunani menjadi negara ekonomi maju pertama yang tidak mampu membayar kepada International Monetery Fund dan bailout dari Eropa yang juga akan berakhir.

Di saat Merkel menolak untuk melakukan pembicaraan sebelum refrendum 5 Juli yang diserukan oleh Perdana Menteri Alexis Tsipras pada pemangkasan anggaran lebih lanjut, para menteri keuangan kawasan Euro sinyalkan bahwa kebuntuan mungkin akan mencair. Karena kontrol modal dalam penjatahan penarikan uang di bank dan dana pensiun,  telah melukai masyarakat Yunani.

Merkel mengatakan kepada wartawan di Berlin bahwa kami tidak akan bernegosiasi apapun sebelum refrendum yang direncanakan akan diselanggarakan.

Pertukaran antara pemimpin antagonis menandai bab terakhir dari krisis seiring Yunani yang gagal untuk mendapatkan bantuan keuangan dari kreditur global guna membayar sekitar $1.7 miliar kepada IMF. Yunani saat ini peringkatnya sejajar dengan Sudan dan Zimbabwe.

Pemungutan suara Yunani, yang membuat pemimpin dari Jerman dan Perancis telah memberi label pada sebuah keputusan untuk masih di kawasan Euro, juga dapat menentukan apakah ECB  menarik pinjaman darurat mereka atau tidak. Itu akan menghancurkan ekonomi negara dewa-dewi tersebut yang sudah menyusut sekitar seperempat dalam lima tahun terakhir.

Hasil pemungutan suara "tidak" yang dominan dalam refrendum akan membuat hampir tidak mungkin bagi IMF dan Eropa berikan bantuan untuk Yunani di luar bantuan kemanusiaan yang menjadi de facto, ucap salah satu analis dari bank di London. Dia menambahkan bahwa Yunani harus mengeluarkan IOUSs sebagai langkah pertama untuk Grexit.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar