Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

world-economy  World Economy

Merkel: Yunani Seharusnya Tidak Dibiarkan Bergabung ke Euro

Rabu, 28 Agustus 2013 16:33 WIB
Dibaca 491

Monexnews - Pemimpin Jerman Angela Merkel menyalahkan pendahulunya dari Social Democrat, Gerhard Schroeder, yang membiarkan Yunani mengadopsi Euro. Merkel berpendapat bawah masuknya Yunani ke blok tersebut telah menjadi akar dari permasalahan yang menimpa zona Euro saat ini.

"Yunani seharusnya tidak diizinkan masuk ke Euro," kata Merkel dalam sebuah rapat umum politik di Rendsburg pada hari Selasa kemarin. Kanselir dari Christian Democrat ini, yang tengah bersiap menghadapi pemilu pada 22 Sepetember mendatang, juga menekankan perlunya reformasi di negara bermasalah untuk menjaga kesehatan ekonomi kawasan.

"Euro bukan sekedar mata uang. Dan untuk alasan itu, Kami telah menunjukkan solidaritas. Namun solidaritas selalu terkait dengan tanggung jawab untuk reformasi," tambahnya. Prospek dukungan keuangan yang lebih besar untuk Yunani telah berkembang menjadi isu panas di Jerman, yang merupakan kontributor terbesar untuk program bailout untuk Athena. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar