Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Meski Melaju Lambat, Nilai Perekonomian China akan Dekati AS

Jumat, 27 Desember 2013 12:23 WIB
Dibaca 604

Monexnews - Laju pertumbuhan di China meningkat pesat dalam setengah dekade terakhir. Walaupun trend mulai melambat kinerja ekonomi diyakini tetap bagus tahun depan seiring program restrukturisasi nasional.

Nilai perekonomian China diperkirakan mampu mendekati angka fantastis $21 triliun dalam delapan hingga sembilan tahun ke depan. Kapitalisasi sebesar itu hampir sama dengan ukuran ekonomi negara terbesar dunia, Amerika Serikat. Meskipun laju perekonomian tidak sebagus 3-4 tahun lalu, estimasi pertumbuhan tetap optimis dalam beberapa periode ke depan. Demikian estimasi ekonomi yang diumumkan oleh National Institute of International Strategy under the Chinese Academy of Social Sciences.

Pada tahun ini, nilai perekonomian negeri tirai bambu diprediksi melemah menjadi sekitar 6% sampai 7.5%. Namun bermodalkan penambahan belanja modal dan kenaikan daya beli warga, nominal gross domestic product berpeluang tembus ke $13.5 triliun di 2017 dan $20.8 triliun di 2022. Estimasi itu tidak memperhitungkan efek dari penguatan nilai tukar Yuan. Pada tahun 2022 mendatang, perekonomian China akan berkontribusi sebanyak 16.1% terhadap total produk ekonomi dunia atau bebeda tipis dengan sumbangsih Amerika Serikat yang sebesar 20.6%.

Akan tetapi terlepas dari proyeksi positif tentang kapitalisasi ekonominya, pertumbuhan tahunan China diperkirakan turun ke kisaran 6% dari levelnya saat ini di 7.5% dalam sepuluh tahun ke depan. Alasan utama di balik estimasi tersebut adalah tingginya populasi warga usia tua. Populasi warga usia produktif akan mencapai titik puncaknya dalam hitungan tahun sebelum akhirnya turun perlahan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar