Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

Meski Naik, PMI Sektor Jasa China Masih di Bawah Trend

Jumat, 3 April 2015 11:06 WIB
Dibaca 1163

Monexnews - Salah satu indikator ekonomi penting negara China menunjukkan penguatan yang tidak terlalu besar di bulan Maret 2015. Data Purchasing Managers' Index (PMI) jasa versi HSBC naik dari 52.0 (Februari) menjadi 52.3 sekaligus menandakan adanya kemajuan di sektor non-pabrikan.

Angka di atas 50 menunjukkan bahwa sektor jasa berekspansi atau tumbuh dalam skala bulanan.Namun jumlah permintaan baru di sektor jasa tumbuh dalam laju paling lambat sejak Juli, dan jumlah tenaga kerja yang terserap hanya naik sedikit. Menurut HSBC, secara garis besar aktivitas sektor jasa meningkat secara lambat dan berada di bawah trend jangka panjang.

Dalam pernyataannya, Kepala Tim Ekonomi HSBC, Qu Hongbin mengatakan belum cukup puas dengan kenaikan jumlah tenaga kerja yang masuk ke sektor jasa. Sektor ini selalu menjadi pilar penyerapan sumber daya manusia karena pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan sektor manufaktur. Sayangnya selama beberapa tahun belakangan kinerjanya kurang bagus karena terimbas kelesuan sektor properti dan perlambatan ekonomi.

Sebagai informasi, Services PMI China versi HSBC dihitung berdasarkan data bulanan yang masuk via kuesioner terhadap manajer purchasing di lebih dari 400 perusahaan-perusahaan besar. Adapun data resmi non-manufacturing Purchasing Managers' Index Tiongkok yang dirilis Rabu kemarin turun menjadi 53.7 di bulan Maret dari 53.9 yang tercatat di bulan Februari.(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar