Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Meski Surplus, Ekspor China Merosot Tajam di Januari

Senin, 9 Februari 2015 10:28 WIB
Dibaca 458

Monexnews - Di luar dugaan, nilai ekspor China menurun pada periode Januari 2015. Menurut data yang dirilis hari ini, volume pengiriman barang ke luar negeri anjlok akibat minimnya permintaan dari negara-negara mitra dagangnya. 

Penurunan nilai ekspor China diimbangi pula oleh pelemahan sektor impor. China memang diuntungkan oleh turunnya harga produk migas, namun di sisi lain minat konsumsi impor warganya juga sedang rendah sehingga pesanan barang dari luar negeri berkurang. Dengan demikian maka China kembali sukses mencetak surplus perdagangan terlepas dari kelesuan sektor ekspor.

Nilai ekspor turun 3,3% dibandingkan Januari 2014. Angka itu jauh di bawah laporan ekspor tahunan periode Desember, yang angkanya meroket 9,7% dan target ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal (+4%). Adapun impor tahunan periode Januari tercatat merosot 19,9%, jauh lebih buruk dibandingkan penurunan bulan Desember yang hanya sebesar 2,4% serta di bawah ekspektasi, +3,3%.

Buruknya kinerja ekspor semakin membebani pos perekonomian di negara terbesar Asia. Perekonomian China tahun lalu hanya tumbuh 7,4% atau persentase terburuknya selama 24 tahun terakhir. Sementara di saat yang sama sentimen manufaktur anjlok ke level terendahnya dalam 28 bulan terakhir. Selisih nilai ekspor dan impor menyisakan surplus perdagangan di bulan Januari 2015 sebesar $60 miliar atau di atas surplus bulan Desember yang mencapai $49,6 miliar dan prediksi $48,4 miliar.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar