Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Meski Tumbuh, Perekonomian Singapura Belum Sesuai Harapan

Senin, 14 April 2014 10:51 WIB
Dibaca 617

Monexnews - Sektor perekonomian negara Singapura memang tumbuh sesuai dengan estimasi pelaku pasar pada kuartal perdana 2014. Namun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, angka produk domestik bruto (GDP) negeri singa masih lebih rendah.

Perekonomian Singapura tumbuh 5.1% pada periode Januari-Maret dibandingkan kuartal I tahun lalu. Rasio ekspansi tersebut tidak sebaik triwulan akhir 2013, di mana pertumbuhan ekonomi mencapai 5.5%. Bahkan jika dibandingkan per triwulan, GDP Singapura kuartal I 2014 hanya tumbuh 0.1% dibandingkan kuartal terakhir tahun 2013.

Manufaktur menjadi sektor terbaik dengan rasio pertumbuhan mencapai 8% dibandingkan tahun lalu, sekaligus memperpanjang ekspansi kuartal sebelumnya yang sebesar 7%. Kemajuan paling pesat dicatat oleh produsen biomedis dan bahan-bahan kimia.

Sementara sektor konstruksi Singapura tumbuh 6.5% atau lebih bagus dibanding persentase pertumbuhan kuartal IV 2013 yang sebesar 4.8%. Tingginya permintaan konstruksi publik menjadi alasan di balik kuatnya kinerja sektor ini. Sayangnya, pertumbuhan ekonomi di sektor jasa cenderung melambat. Kalau pada kuartal sebelumnya pelaku industri jasa Singapura mampu mencetak pertumbuhan 5.9%, maka pada triwulan pertama 2014 ini industri hanya mampu mencapai pertumbuhan 4.7%.

Bank Sentral Singapura juga mempertahankan kebijakan moneter ketat pada pertemuan hari Senin (14/04). Dalam pernyataannya, bank sentral berkomitmen untuk membiarkan pelemahan nilai tukar Dollar Singapura untuk melindungi perekonomian dari tekanan inflasi.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar