Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

Miliarder AS Siap 'Belanja' Aset di Spanyol

Rabu, 10 Juli 2013 13:19 WIB
Dibaca 665

Monexnews - Miliarder kenamaan asal Amerika Serikat dilaporkan segera memborong aset-aset keuangan dan perbankan asal Spanyol. Wilbur Ross ingin meraup laba dari kebangkitan ekonomi di negara yang masih terjerat oleh skema bailout Eropa.

Wilbur Ross pada tahun 2011 lalu menghasilkan keuntungan 65% dari investasi modal pada Bank of Ireland, lembaga keuangan yang nyaris bangkrut diterpa krisis regional. Kini ia kembali mengutarakan keinginan untuk mengulangi kesuksesan itu namun lokasi penanaman modalnya berbeda yakni di tanah Spanyol. "WL Ross & Co belum memutuskan untuk membeli atau langsung berinvestasi pada saham bank-bank, namun kami pasti akan masuk ke Spanyol," ujar Ross dalam sebuah wawancara telepon dengan CNBC.

Dengan mengusung nama perusahaan, WL Ross & Co., Ross memang konsisten membelanjakan modal dengan objek bidikian berupa aset-aset bank Eropa. Ia memiliki 10% saham Bank of Ireland Plc (BKIR) dan bersama Richard Branson, ia juga telah mengakuisisi Northern Rock Plc (kini bernama Virgin Money). Perusahaan Ross menanamkan modal sekitar 350 miliar poundsterling dalam perusahaan baru itu dan belum jelas berapa keuntungan yang sudah diperolehnya sekarang. Di Irlandia, Ross meraup laba $2.6 miliar dari trend pemulihan ekonomi nasional dengan mengincar aset-aset murah namun menjanjikan potensi bisnis.

Terkait rencananya merambah ke Spanyol, investor berkebangsaan Amerika ini mengaku kerap berdiskusi dengan pejabat-pejabat perbankan sebelum mematangkan niatnya. Investasi sangat dimungkinkan karena masalah yang dihadapi sektor perbankan Spanyol tidak berbeda jauh dengan krisis yang dialami lembaga keuangan asal Irlandia. Pemerintah Madrid membutuhkan suntikan dana segar untuk menutup kerugian aset-aset beracun di lini properti. Kedatangan investor swasta diyakini dapat mengurangi beban yang harus ditanggung pemerintah dalam upaya rehabilitasi perbankan. "Saya tidak bisa memperkirakan kapan Spanyol bisa pulih, 6 bulan, 12 bulan atau sampai kapanpun. Namun saya yakin bisa melakukan sesuatu di sana," ujar Ross dalam sebuah kesempatan akhir tahun lalu.

Ross dan firma besutannya memang dikenal berani mengambil kendali atas bank-bank bermasalah, seperti Bank of Ireland. Bermodal investasi 35% di Bank of Ireland, ia mendapat jatah kursi direksi di bank itu. Bahkan apabila ditarik ke belakang, Ross juga sudah terlibat dalam upaya pemulihan perusahaan keuangan asal Amerika, khususnya yang terseret krisis tahun 2008 silam. Beberapa bank yang pernah 'dibantunya' antara lain Cascade Bancorp yang berbasis di Oregon (CACB), Sun Bancorp yang berpusat di New Jersey dan satu bank di New York, yaitu Amalgamated Bank. Ketiganya sempat menderita kerugian masif akibat penyimpanan aset-aset real estat yang kurang berkualitas.

Oleh karena itu, Ross telah jauh hari mencanangkan program awal jika dirinya resmi membeli saham bank Spanyol. "Aset beracun harus langsung disingkirkan," tegasnya. Ia melihat bahwa suatu hal yang mustahil untuk mengelola inti bisnis jika aset negatif masih berada dalam portofolio perusahaan. Namun ketika ditanya soal bank mana yang akan diambil alih, ia enggan berkomentar lebih lanjut. Tapi ada kecenderungan WL Ross & Co. memilih perusahaan dengan reputasi baik dan rekam jejak neraca keuangan yang mapan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar