Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

Morgan Stanley: Australia Perlu Stimulus Untuk Menghindari Resesi

Rabu, 5 November 2014 8:52 WIB
Dibaca 667

Monexnews - Ekonom Morgan Stanley yang dipimpin Daniel Blake, mengatakan Australia mungkin akan menghadapi resesi pertama dalam 25 tahun terakhir kecuali pemerintah memberikan stimulus lebih lanjut untuk perekonomian. Ekonomi Australia diperkirakan tumbuh hanya 1,9% pada tahun 2015, dengan 1,5% disumbang oleh ekspor, sementara tingkat penganguran diperkirakan akan naik menjadi 6,8%. Nilai tukar aussie diproyeksikan akan turun menjadi 0.7600 per dollar pada akhir tahun depan.

Reserve Bank of Australia telah menahan tingkat suku bunga pada rekor terendah 2,5% dalam 15 bulan beruntun untuk mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan pekerjaan serta membantu transisi perekonomian setelah melambatnya investasi pertambangan. Namun Morgan Stanley mengatakan program infrastruktur publik "tidak akan mengisi gap" tersebut di tahun 2015, dan defisit anggaran akan "tetap besar' pada 2015 -2016.

"Transisi ekonomi dari sektor pertambangan ke pemulihan east-coast telah stagnan, kami menurunkan proyeksi kami, yang pada akhirnya kebijakan kedepan akan menjadi kunci untuk menghindari resesi" kata Morgan Stanley. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar