Selasa, 28 Maret 2017

world-economy  World Economy

Naikkan Harga BBM Bersubsidi, Pemerintah Bisa Hemat Rp159 Triliun

Jumat, 24 Oktober 2014 11:44 WIB
Dibaca 449

Monexnews - Pemerintah dapat menghemat anggaran hingga Rp159 triliun jika harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik Rp3.000 per liter pada Bulan November mendatang.

“Saving-nya untuk tahun 2014 itu Rp21 triliun, untuk tahun 2015 itu ada Rp138 triliun, jadi dari 2014-2015 ada saving Rp159 triliun,” ungkap Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II M. Chatib Basri saat ditemui di kediamannya awal pekan ini.

Menurutnya, sudah saatnya pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi agar beban anggaran tidak semakin berat. Hal ini terutama terkait dengan strategi untuk menghadapi rencana normalisasi kebijakan bank sentral AS The Fed dalam waktu dekat.

Dengan menaikkan harga BBM bersubsidi, defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan berkurang. Hal ini secara otomatis akan mengurangi beban pembiayaan anggaran, sehingga pada akhirnya dapat meminimalkan dampak kebijakan normalisasi kebijakan The Fed tersebut.

“Menurut saya sih naikin (harga) BBM harus segera dilakukan, karena 2015 itu kita kan berhadapan dengan kondisi di mana Amerika akan melakukan normalisasi. Kalau Amerika melakukan normalisasi, itu ada chance pressure di pasar keuangannya jauh lebih keras,” jelasnya.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar