Rabu, 22 November 2017

world-economy  World Economy

Nasib Euro Berada di Tangan Yellen

Selasa, 22 Juli 2014 15:43 WIB
Dibaca 683

Monexnews - Ambisi Mario Draghi untuk melemahkan euro berada di tangan Gubernur Federal Reserve Janet Yellen. Gubernur bank sentral AS mendorong euro turun ke bawah level $1.35 pekan lalu untuk pertama kalinya sejak Februari saat ia mengatkan tingkat suku bunga AS mungkin akan naik lebih cepat dari ekspektasi investor. Sementara itu Presiden ECB memiliki dampak yang lebih minim, keputusan Draghi untuk menurunkan tingkat suku bunga ke bawah nol bulan lalu mendorong euro untuk menguat sebanyak 0.2% sebelum pidato Yellen. Euro juga kehilangan korelasinya dengan pasar obligasi Eropa, seiring korelasinya dengan spread yield obligasi Italia, Spanyol, dan Portugal mendekati nol.

Dealer mengatakan pasangan mata uang euro-dollar sebagian besar dipengaruhi oleh AS karena pasar telah mengasimilasi pemangkasan suku bunga oleh Draghi dan menyimpulkan bahwa Draghi tidak memiliki kejutan lainnya. Prospek kenaikan suku bunga oleh the Fed juga dianggap lebih penting dari konflik di Selat Gaza dan kemarahan pihak internasional mengenai penembakan jatuh pesawat Malaysia pekan lalu di Ukraina. “Pasar mengabaikan berita dari Eropa,” ucap Brad Bechtel, direktur manager pada Faros Trading LLC di Stamford, Connecticut. “Sehingga saat ada pergerakan pada nilai tukar dollar, euro juga akan bergerak, namun apapun yang spesifik mengenai Eropa tidak cukup. Euro-dollar nampaknya mengabaikan semua faktor geopolitik, maupun itu Rusia dan Ukraina atau Gaza.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar