Rabu, 23 Agustus 2017

world-economy  World Economy

NATO Peringatakan Pasukan Rusia Di Perbatasan Ukraina

Kamis, 3 April 2014 9:38 WIB
Dibaca 516

Monexnews -

Dengan pasukan Rusia yang masih berkumpul di negara-negara yang berbatasan dengan Ukraina dengan dalam keadaan siap, para pemimpin NATO memperingatkan bahwa setiap serangan di perbatasan akan menjadi sebuah “kesalahan sejarah.”

Kehadiran sebanyak 40,000 pasukan Rusia di sepanjang perbatasan timur Ukraina telah memicu kecemasan bahwa Rusia bersiap untuk menyerang dengan dalih melindungi penduduk yang berbahasa Rusia di wilayah timur dan selatan Ukraina. Dengan di dukung oleh media pemerintah, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa pemerintah Kiev sedang berusaha mempengaruhi para esktrimis yang anti Rusia dan belum berbuat cukup banyak untuk hentikan mereka dari menganiaya warga yang berbahasa Rusia.

“Kami telah melihat penumpukan pasukan militer Rusia yang sangat besar di sepanjang perbatasan Ukraina,” kata Sekretaris Jendral NATO, Anders Fogh Rasmussen kemarin setelah pertemuan selama dua hari dengan para menteri luar negeri aliansi di Brussels. “ Kami juga mengetahui bahwa pasukan militer Rusia ini sedang dalam kesiapan yang sangat tinggi.”

Presiden sementara Ukraina, Oleksandr Turchynov, mengatakan pada saluran TV UT-1 yang di kelola oleh negara bahwa agresi Rusia telah mendorong Ukraina untuk berafiliasi dengan NATO. Dia mengatakan bahwa dia tidak “mengesampingkan”untuk bergabung dengan NATO jika Rusia terus bertindak dengan cara yang sama. Situasi di perbatasan masih tetap “tegang,” katanya, dia menyerukan bahwa janji  Rusia untuk menarik pasukannya adalah sebuah “kebohongan.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar