Jumat, 26 Mei 2017

world-economy  World Economy

Neraca Perdagangan Australia Masih Defisit

Selasa, 5 Agustus 2014 9:37 WIB
Dibaca 633

Monexnews - Penurunan harga bijih besi dan batubara membuat Australia kembali mencetak defisit pada neraca perdagangannya. Defisit perdagangan mencapai senilai 1.68 milyar dollar di bulan Juni, menyusul defisit sebesar 2.04 milyar dollar di bulan Mei, menurut data dari Australian Bureau of Statistics showed. Angka bulan Juni lebih baik dari perkiraan ekonom untuk defisit sebesar 2 milyar dollar.

Tingkat impor turun sebanyak 1.0% di bulan Juni dan tingkat ekspor flat, yang mana lebih baik dari perkiraan, ucap Tom Kennedy ekonom JP Morgan. "Kejutannya berada pada sisi ekspor," ucapnya. "Menurut kami ini kurang lebih adalah sebuah fenomena harga, yang berasal dari eksportir akibat penurunan pada hari bijih besi dan batubara awal tahun ini.” “Mempertimbangkan seberapa besar kontribusi bijih besi dan batubara pada tingkat ekspor Australia, mereka merupakan faktor dominan yang menyebabkan penurunan angka ekspor." Kennedy memperkirakan penurunan harga bijih besi dan batubara pada awal tahun ini akan terus menekan neraca perdagangan dalam beberapa bulan kedepan.

Kepala ekonom RBC Capital Markets, Su-Lin Ong mengatakan nilai tukar dollar Australia yang terus menguat juga tidak membantu neraca perdagangan. "Hal tersebut bagian dari retorika Reserve Bank of Australia bahwa mata uang masih terlalu kuat kendati pergerakan pada harga komoditas dan itu yang memicu defisit pada saat ini," ucapnya.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar