Kamis, 25 Mei 2017

world-economy  World Economy

Nilai Asetnya 'Hilang', Pangeran Arab Berang terhadap Forbes

Rabu, 6 Maret 2013 12:58 WIB
Dibaca 703

Monexnews - Forbes baru saja mengeluarkan daftar orang-orang terkaya sejagad seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun kali ini tidak semua orang suka dengan hasil pemeringkatan yang baru saja dirilis. 

Adalah pangeran Saudi, Alwaleed bin Talal, yang mengecam validitas data dalam daftar orang-orang terkaya di dunia. Ia mengkritik keras Forbes karena jumlah kekayaannya hanya ditulis sejumlah $20 miliar atau posisi ke 26, tepat di antara David Thomson (Presiden Thomson Reuters) dan Carl Icahn (investor asal Amerika Serikat).

Alwaleed merupakan miliarder dan pemimpin perusahaan investasi kelas kakap, Kingdom Holding. Portofolio modalnya termasuk saham-saham Citigroup, NewsCorp dan Twitter. Maka tidak heran jika pundi-pundi uangnya terus bertambah berkat ekspansi bisnis dan diversifikasi solid. Mungkin alasan itu pula yang melatarbelakangi pengiriman nota protesnya kepada Forbes. Melalui press release yang dikeluarkan perusahaannya, Alwaleed menyebut investigasi Forbes dengan istilah 'palsu dan tidak akurat' karena merilis jumlah taksiran kekayaan yang tidak sesuai dengan nilai sebenarnya. Forbes dianggap lalai tidak memasukkan aset-aset saham Kingdom yang diperdagangkan di bursa Arab Saudi. Alwaleed menilai Forbes bersikap bias terhadap orang-orang Timur Tengah karena tidak memperhitungkan nilai simpanannya di saham bernama Tadawul.

"Kami sudah bekerjasama dengan Forbes sejak lama dan beberapa kali melihat adanya salah perhitungan oleh mereka," ujar Shadi Sanbar, CFO Kingdom Holding dalam sebuah surat kepada CEO Steve Forbes. Pihak Kingdom memandang Forbes tidak juga mengubah cara perhitungannya meski sudah ditegur beberapa kali oleh Alwaleed.

Forbes sendiri bersikukuh pada hasil dan cara perhitungannya dengan mempertahankan valuasi kekayaan Alwaleed di $20 miliar. Sang pengeran Arab sendiri mengklaim kekayaannya bernilai $29,6 miliar atau layak menduduki posisi 10 besar di daftar. Menurut Forbes, walaupun pihaknya ikut memperhitungkan aset-aset yang bukan milik Kingdom seperti properti ($4,6 miliar), media ($1,1 miliar) dan investasi perusahaan ($3,5 miliar), total kekayaan Alwaleed tidak akan lebih dari $20 miliar. Pun jika termasuk barang-barang mewah lainnya yaitu pesawat, yacht maupun perhiasan mahal. Forbes sendiri akan tetap memasukkan nama Alwaleed dalam objek perhitungan selanjutnya meskipun yang bersangkutan sudah tidak ingin ikut serta lagi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar