Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Nilai Perdagangan Jepang & China Naik Setelah Penurunan Selama 2 Tahun

Rabu, 19 Februari 2014 13:15 WIB
Dibaca 682

Monexnews -

Perdagangan antara China dan Jepang, yang merupakan ekonomi terbesar di Asia, berada di jalur kenaikan setelah turun selama dua tahun, terlepas dari ketegangan politik, menurut Japan External Trade Organization, atau Jetro.

Defisit perdagangan Jepang dengan China pada tahun lalu melebar hingga 18 persen ke rekor tertinggi $52.2 milyar, seiring ekonomi China di restrukturisasi dan melambatnya pertumbuhan, kata Yoichi Maie, kepala riset di Jetro’s divisi China dan Asia Utara dalam pernyataannya kemarin. Ekpor Jepang turun hingga 10 persen seiring China memangkas jumlah pemesanan mesin pertambangan dan konstruksi, tambahnya.

Konflik yang mendalam antara dua negara tersebut atas serangkaian pulau-pulau di laut China Timur telah mengancam keamanan di kawasan tersebut di tengah meningkatnya retorika mereka atas perang dunia II yang lalu. Protes besar terjadi di China pada akhir tahun 2012 setelah pemerintah Jepang membeli beberapa pulau milik swasta yang di sengketakan. Beberapa dealer mobil Jepang di China di rusak oleh para demonstran.

“Saya tidak dapat mengatakan bahwa isu politik antara China dan Jepang tidak akan memiliki dampak, kami melihat penurunan penjualan mobil Jepang, namun sejauh ini itu tidak berpengaruh besar terhadap volume ekonomi perdagangan,” kata Maie di Tokyo. “Tahun ini kami melihat volume perdagangan akan naik tipis.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar