Kamis, 23 Maret 2017

world-economy  World Economy

Nomura: Resiko Pelambatan Ekonomi China Meningkat

Rabu, 10 Juli 2013 17:17 WIB
Dibaca 382

Monexnews -

Data neraca perdagangan China yang dirilis lemah dibanding estimasi, diserta dengan melesetnya angka ekspor dan impir dibawah perkiraan telah menyebabkan analis Nomura, Zhiwei Zhang memperkirakan adanya resiko melesetnya pertumbuhan GDP China di Q2 yang akan dirilis tanggal 15 July nanti.

Oleh sebab itu rapat pemerintah untuk menetapkan arah kebijakan sepanjang semester kedua di pekan depan akan menjadi krusial untuk outlook pertumbuhan. Sejauh ini China masih memberikan sinyal yang konsisten bahwa kebijakan masih cenderung ketat untuk menjaga resiko keuangan.

Jika data makroekonomi melemah lebih lanjut, maka toleransi pemerintah pada pelambatan pertumbuhan akan direspon oleh para investor. Sejauh ini masih ada harapan dari para pelaku pasar bahwa pemerintah China dapat menghindari skenario hard landing dengan upaya ronde kedua dari peningkatan investasi yang disokong pertumbuhan sektor kredit serupa dengan yang dilakukan oleh China pada H2 2012. Hal ini juga yang menyebabkan stabilitas pasar saham China di jangka pendek melampaui kinerja saham di Emerging market akibat posisi balance sheet China yang lebih kuat dan potensi intervensi lebih lanjut dari otoritas China.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar