Jumat, 20 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Obama Raih Dukungan Abe dalam Rencana Invasi Militer

Selasa, 3 September 2013 11:18 WIB
Dibaca 542

Monexnews - Juru bicara pemerintah Jepang hari ini (Selasa 03/09) mengatakan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe beberapa jam lalu berbicara dengan presiden Barack Obama via sambungan telepon. Gedung Putih konon ingin mengetahui di mana posisi Jepang terkait masalah Syria. 

"Presiden Obama menjelaskan hasil analisa pemerintahannya terhadap masalah Syrian dan memaparkan rencananya untuk melakukan suatu aksi," demikian ujar Kepala Juru Bicara Kabinet, Yoshihide Suga, kepada awak media. Menurutnya, Obama berbicara tentang pentingnya kesatuan cara pandang negara-negara maju dalam menyikapi dinamika politik internasional. Pihak Amerika juga menegaskan sikapnya terhadap penggunaan senjata kimia dan mengajak Jepang untuk bersama-sama mendukung stabilitas dunia.

Sementara itu perdana menteri Abe merespon ucapan Obama dengan dukungan lisan. "Kemungkinan besar militer Syria memang menggunakan senajata kimia, yang sebenarnya tidak diperbolehkan dalam situasi perang apapun," tutur Abe seperti dikutip oleh Suga. Abe menilai presiden Assad bertanggungjawab atas pelanggaran HAM dan meningkatnya konflik di negara itu. Pihak Tokyo berjanji mendkung Amerika seraya mengamati dinamika pengambilan keputusan di kongres terkait persetujuan serangan militer.

Presiden Barack Obama juga diminta untuk menggalang dukungan dari United Nations Security Council atau Dewan Keamanan PBB sebelum bereaksi lebih lanjut. Jika dimungkinkan, Obama disarankan untuk mengambil simpati negara-negara non-sekutu seperti China dan Rusia. Namun demikian, Tokyo mengaku tidak ada penjelasan atau obrolan soal strategi penyerangan antara kedua pemimpin negara. 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar